Polres Magelang Kota Release Pers Pemalsuan Miras dengan Botol Bermerk

img-20160921-wa030Polresmagelangkota.com –  Kasubbag Humas Polres Magelang Kota Jawa Tengah Ajun Komisaris Polisi Esti Wardiani dengan di dampingi Paur Humas Ajun Inspektur Polisi Satu Gatot release Tindak Pidana Pemalsuan Miras Botol Bermerk, Rabu (21/09/2016).

Tindak Pidana pemalsuan tersebut di lakukan oleh Deny (26) warga Kampung Karang Gading Rejowinangun Selatan Kota Magelang yang pada saat penggrrebegan di lakukan oleh Petugas Polsek Magelang Selatan di Tempat Kejadian Perkara petugas menyita barang bukti berupa puluhan botol dengan label berbagai merk.

Berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui bahwa di kampong Karanggading RT01 RW02 Kelurahan Rejowinangun Selatan Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang ada produksi miras oplosan dalam berbagai merek, Jumat (09/09/2016). Setelah di lakukan penyelidikan ternyata benar bahwa ada aktifitas pembuatan miras oplosan.

Dengan cepat Kapolsek Magelang Selatan Komisaris Polisi M. Dahlanuri bersama Kanit Reskrim Ajun Komisaris Polisi Maryono SH dengan anggota Reskrim Intel dan Sabhara pada pukul 19.30 wib mendatangi tempat tersebut yang ternyata di tempati oleh Deni Irawan sebagai pemilik usaha.

Dari TKP petugas berhasil mengamanakan 39 liter Alkohol murni, 19 Botol Jack Daniel, 16 Botol Hennessy, 6 Botol martell, 2 Botol  Red Label, 5 Botol Black Label, 1 Botol Jose cuerco, 1 Botol Ice Land, 1,5 Botol chivas Regal, 1 Botol Glend Grent, 1 Botol Blue curacao, 2 Botol Glen fiddoch, 1 Botol Glen liber.

Selain Miras oplosan petugas juga mengamankan peralatan dan bahan pembuat miras oplosan berupa 7 botol Perasa / pewarna,  1 buah hair dryer, 1 gulung alluminium foil, 1 gulung plastic perekat, 1 buah tang cathut, 1 buah gunting, 1 buah obeng, 4 buah teko, 2 buah corong, serta botol kosong dengan berbagai merek.

Kapolres Magelang Kota melalui Kasubbag Humas menjelasakan kepada rekan wartawan Suara Merdeka, Jawa Pos, Magelang Expres dan Wawasan bahwa perbuatan tersangka di jerat dengan Pasal 62 Ayat  (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf a dan e Undang Undang Republik Indonesia No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang di ancaman dengan hukuman 5 tahun penjara atau denda sebesar 2 Milyard Rupiah.(tribratanewsmagelangkota.com)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *