Kapolres Magelang Kota Release Pers Penipuan yang rugikan ratusan juta rupiah

IMG-20160418-WA011 IMG-20160418-WA012 IMG-20160418-WA021 IMG-20160418-WA023 IMG-20160418-WA024 IMG-20160418-WA025 IMG-20160418-WA027Polresmagelangkota.com –  Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Purwanto SIK MH di damping Kasat Reskrim, Kasubbag Humas dan Kasi Propam saat release pers di depan para wartawan Media cetak dan Televisi tentang tindak pidana Penipuan yang di lakukan oleh WS Als Wid Als Adi warga Sleman Yogjakarta, MI Als DEWI warga Johar baru Jakarta, AAS Als AR warga bantul Yogyakarta dan IP Als B warga Magelang di ruang Media Center Humas Polres Polres Magelang Kota (18-04-2016) pukul 11.00 wib

Dari keterangan SITI AMINAH ADNAN HJ warga Desa Banjarnegoro Kecamatan  Mertoyudan Magelang yang telah menjadi korban 4 tersangka tersebut, berawal pada hari Rabu tanggal 13 April 2016 pukul 07.00 Wib berangkat dari rumah saya di Jl. Wonosari Yogyakarta awalnya saya sendiri kemudian menjemput Aldino dan Riska menuju ke Magelang untuk menjemput Echwan sesuai dengan rencana yaitu untuk melakukan penipuan yang telah di persiapkan malam hari sebelumnya dengan target yang sudah di tentukan. Saat melintasi jalan tetara pelajar kota magelang ternyata target sedang menyebrang jalan dan Aldino menegaskan bahwa ibu-ibu tersebut yang akan menjadi target penipuan. Aldino kemudian turun dari mobil dan berpura-pura membantu menyeberangkan sambil tanya-tanya, sesaat kemudian Riska turun dari mobil dan ikut mendekati korban disusul  beberapa menit kemudian Echwan berpura-pura menyapa Riska dan bertanya mau kemana. Karena sudah terencana Riska langsung berperan sesuai rencana  yaitu mengajak korban dan Abdul untuk menumpang mobilnya, karena punya tujuan yang sama yaitu akan ke Bank. Setelah masuk ke dalam kendaraan Aldino menyampaikan kepada korban sambil menunjukkan uang euronya bahwa ia akan menukarkan uang euro Bolivia yang nantinya akan di cek jumlah kurs rupiahnya. Setelah sampai di Bank BPD Jateng, Aldino langsung turun dan dan masuk ke Bank Jateng selama beberapa menit kemudian berpura-pura sudah mengecek nilai tukarnya dan menyampaikan bahwa kurs 1 euro sebesar Rp. 15.500, – dan sudah menukar 1000 euro menjadi uang tunai sebesar RP. 15.500.000,- kemudian di dalam mobil aldino menawarkan kepada riska dan korban. Saat itu riska berpura-pura mau, karena uangnya masih di Bank BCA kemudian riska minta di antar ke Bank BCA. Setelah sampai di bank BCA Riska turun dan masuk ke Bank BCA. 15 menit kemudian kembali lagi ke mobil dengan menunjukkan uang tunai 100 juta untuk di tukarkan dengan euro tersebut. Korban kemudian lebih tertarik lagi dengan iming-iming apabila ada uang 100 juta maka akan di beri 25,000 euro . karena saat itu korban tidak membawa uang maka meminta tolong untuk di antar pulang mengambil buku tabungan. Lebih biadabnya lagi ketika para komplotan ini mengantarkan kerumahnya berpesan apabila ada perhiasan di rumah agar di bawa sekalian untuk di tukarkan euro tersebut. Setelah membawa buku tabungan dan  perhiasan kemudian menujubank BPD Jateng untuk mengambil uang tunai 49 juta kemudian BNI 46 Rejowinangun 32 juta dan setelah masuk ke mobil korban kemudian menyerahkan uang tunai yang baru di ambil dari bank tersebut untuk di tukar dengan 25.000 euro yang menurut pemikiran korban bahwa uang tersebut akan menjadi 300 juta sesuai nilai tukar yang 1 euronya adalah Rp 15,500,-. Dalam perjalanan Riska menawarkan diri untuk membantu menukarkan uang uero tersebut dn berjanji akan mentransfer apabila sudah menjadi rupiah. Korban kemudian di antar pulang kerumah. Kemudian setelah mengantar korban pulang kerumah komplotan tersebut pulang ke Jogja. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 102.599.000,- (Seratus dua juta lima ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah).

Para tersangka tertangkap pada hari Sabtu tanggal 13 April 2016 pukul 11.00 Wib ketika ALDINO Als ABDUL RAHMAN dan RISKA ALS DEWI di depan rumah Condong Catur Jogjakarta, WIDI SULISTYO Als ADI pada hari sama pukul  13.00 Wib di depan rumah perum Tirta Buana G 20 Berbah Sleman, IR EHWARD Als BUDI pada hari sama pukul 17.00 Wib di depan rumah Arga Jaya.

Dari tersangka dapat di sita sebagai barang bukti kejahatan adalah  Kotak perhiasan warna merah, Handphone Oppo warna putih, 1 (satu) lembar sertifikat Deposito Bank Mandiri Syariah atas nama SITI AMINAH HJ, Sepasang Plat nomor mobil warna hitam AB-1476-HI, Uang Uero Bolivia sebanyak 128 lembar @ 1.000 uero yang diduga sudah eksperied, dompet kulit warna coklat, 6 (enam) gepok uang mainan pecahan @ Rp. 100.000,- , 1 (satu) gepok uang mainan pecahan @ Rp. 50.000,-, 4 (empat) lipat uang mainan pecahan Rp. 100.000,- @ 10 lembar, baju lengan panjang warna putih bergaris dan 1 (satu) unit Mobil Nissan X TRAIL warna silver.

“ Dari perbuatan tersebut para tersangka di ancam dengan pidana 4 tahun sesuai dengan pasal 378 KUHP yang berbunyi Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun “  terang AKBP Edi Purwanto SIK MH Kaplres Magelang Kota saat menutup release pers hari ini. (tribratanewsmagelangkota.com)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *